22Sep,16

Sistem Produksi Bersih [ ZERO WASTE] Menuju Proper Hijau dan Emas

Guna mendorong tingkat ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup serta menjadikan isu lingkungan sebagai salah satu pendorong inovasi dan peningkatan daya saing perusahaan. Salah satu upayanya melalui pelaksanaan 3R (Reduce-Reuse-Recyle) sehingga kinerja perusahaan lebih efektif dan efisien, serta bermanfaat dalam upaya pengurangan biaya serta penurunan beban pencemaran.”

Jika jenis organik ( rata2 70 % dari total) yang menjadi penimbul bau, cairan licid (leacheate) dan busuk selesai dimusnahkan di sumber timbulannya terkonversi menjadi biogas dan pupuk kompos, sampah lain (anorganik) seperti kertas, plastik, kain, dan materi kering lainnya akan tetap bersih. Sampah anorganik ( proporsi 30%) yang bersih memudahkan kerja BerSeka Trash Bin- Memilah Sampah Per Jenis untuk diolah ditempat lain, di kelola Bank Sampah maupun dibawa ke Industri Daur Ulang. Ketika berkehendak mengikuti sistim produksi bersih (zero waste) di TPS 3R pun tersedia teknik Gasifier & Piroliser – Teknik Konversi Biomassa Kering

Resep sederhana, tanpa teknologi impor, sebagaimana bisa dilihat tiap hari kerja di lokasi display Posko Hijau Bandung dalam pengelolaan sampah kota, telah dirasakan di lebih dari 500 kawasan sejak tahun 2005. Bagi korporasi dan lembaga yang berminat ikuti jejak, bahkan pimpinan daerah ( Bupati/ Walikota) yang berkeyakinan metoda TPS 3R menuntaskan masalah sampah level suatu kota, tinggal menduplikasi saja dari beberapa korporasi dan instansi pendahulu yang menjadi pioneer memulai cara mandiri dan konsisten pengelolaan sampah yang hingga kini masih berlangsung.

 

PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI DAN BERKELANJUTAN

Dari pengalaman PT Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK) sejak tahun 2005 mengenalkan alat mesin pengolahan sampah, pelanggan Instansi Militer dan korporasi menunjukkan terkelola secara berkelanjutan ( sustainable) dan, bahkan berkembang…Biodigester penghasil Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk, Mesin Pencacah maupun Komposter BioPhoskko yang diinstall sejak 2005- 2009 misal di Mid Valley Megamall Kualalumpur, Perumahan Citra Raya Cikupa Tangerang, JOB Pertamina Medco Luwuk, Central Sulawesi, TPST Markas Pangkalan TNI AU Lanud Halim Perdanakusuma…, Medco Kaji Rimau Asset Sumsel, Bridgestone Tires Pondok Ungu, Pertamina Depot Bandung Group – Ujungberung, PT. Pertamina Cilacap, Pertamina Lirik Riau, Pusdiksi Zeni Bogor, PERTAMINA AOT Field Prabumulih Perumahan Pekayon Jaya dan masih banyak lokasi, terdengar hingga kini masih berlangsung baik tuh…Apalagi yang lebih baru diinstall, umumnya menunjukkan konsistensi dan keberlanjutan.

Sebagian kecil lokasi sd 2012, https://www.facebook.com/notes/kencanaonlinecom/33-lokasi-instalasi-pltbm-dibangun-pt-cipta-visi-sinar-kencana-kencanaonlinecom-/10151659297053219/

Tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) per definisi pasal 1 UU No 18/ 2008 diartikan sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah. TPST dilakukan secara mandiri di tempat timbulnya sampah, dilakukan oleh pembuang sampah.

Kini, dengan penemuan teknik modern dibanding dengan cara tradisional seperti halnya metoda bedeng ( open windrows), setiap instalasi yang terdiri dari 5 unit tabung berputar ( Rotary Kiln), mampu mengelola kerja bakteri pengurai mengembalikan material organik kembali menjadi material mendekati sifat tanah, dikenal dengan kompos atau pupuk organik.

Dari tiap instalasi TPST, pilihan kaps 1 ton atau 2 ton/ hari ini, sebagaimana bisa dilihat di http://www.kencanaonline.com bisa diolah sampah organik menjadi pupuk organik. Diketahui, katagori sampah organik bersifat mudah membusuk, penimbul bau ( gas H2S dan CH4/ methan), serta mendominasi komposisi sampah.Ratusan TPST yang kini tersebar di berbagai wilayah, dibangun dan dikelola perusahaan (korporasi) secara mandiri.

 

MANDIRI ENERGI DALAM PENERAPAN PRODUKSI BERSIH

Bahkan, dengan temuan pembangkitan listrik berbahan baku sampah dalam instalasi PLTBM – Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa, kebutuhan energi listrik menggerakkan motor Rotary Kiln Komposter BioPhoskko, penerangan dan energi panas ( kompor masak) bagi penyediaan konsumsi para operator pun dapat dipenuhi tanpa harus menggunakan sumber listrik PLN dan LPG. Jadilah TPST tersebut sebagai suatu Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mandiri Energi. TPST Mandiri Energi adalah sistim pengolahan sampah dan produksi kompos modern skala komersial tanpa memerlukan asupan energi dari luar (PLN).

Pabrik, hotel, restoran, mall, pasar, dan kawasan komersial tempat kerumunan manusia atau lokasi penimbul sampah lainnya, tengah berlomba memberi kontribusi pada perbaikan sanitasi lingkungan dan mendukung perbaikan lahan. Memang belum akan menyelesaikan masalah kota secara nyata, namun, memberi harapan bahwa sampah di kota sesungguhnya bisa memberi peluang kepada warga kota melakukan perbuatan baik, menyediakan kompos bagi perbaikan bumi dan pertanian Indonesia.

Penggunaan kompos hasil olah sampah dan limbah juga makin luas dengan dikenalkannya teknik produksi media tumbuh tanaman secara bertingkat dan vertikal (wall gardening media dan vertical gardening). Media tumbuh dari teknik itu terbuat antara lain dari campuran kompos, pakis, hormon dan nutrisi dari biomassa sebagai isian dari pot paralon, media tumbuh taman dinding dari plat galvanis maupun fiber resin serta media vertikultur lainnya.

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) merupakan salah satu upaya Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi. Dilakukan melalui berbagai kegiatan yang diarahkan untuk: (i) mendorong perusahaan untuk menaati peraturan perundang-undangan melalui insentifdan disinsentifreputasi, dan (ii) mendorong perusahaan yang sudah baik kinerja lingkungannya untuk menerapkan produksi bersih (cleaner production).

Referensi teknologi dan alat mesin, http://kencanaonline.com/